Komunitas ‘Aisyiyah : Bermu’amalah Secara Islam dalam Perekonomian Umat

 

Jakarta, AIK News,  Dalam aspek syariat (misalnya ibadah) seseorang harus memiliki dasar yang kuat berupa aqidah, sehingga dari aqidah yang kuat akan lahir keikhlasan kepada Allah swt dalam beribadah, demikian juga beribadah ia juga harus berakhlak dan beretika juga. Semua hal tersebut jika dilakukan secara komprehensif, akan menghasilkan tujuan mulia yaitu ketakwaan kepada Allah swt. Dan hal ini adalah kunci dari kebahagiaan yang hakiki.

Muamalat dengan pengertian pergaulan hidup tempat setiap orang melakukan interaksi dengan orang lain yang menimbulkan hubungan hak dan kewajiban merupakan bagian terbesar dalam aspek kehidupan manusia

Pemateri pada kali ini menambahkan “oleh karnanya islam menempatkan bidang muamalat sedemikian penting, sehingga Rasulullah mengatakan agama Adalah muamalat” ujar Dr. Siti Hamidah Rustiana, SE., Ak.,MSI sebagai pemateri

 

Berangkat dari hal itu semua, islam bersikap lebih longgar dalam masalah hukum muamalah, hukum islam memenerikan ketentuan bahwa pada dasarnya hukum muamalah adalah mubah, hingga ada dalil atau nash yang mengharamkannya.

“islam melandaskan kegiatan ekonomi sebagai sesuatu usaha untuk bekal ibadah kepada Allah swt, sehingga tujuan usaha bukan semata-mata mencari keuntungan atau kepuasan materi dan kepentingan pribadi melaikan mencari ridho Allah swt. Serta kepuasan spiritual dan sosial” ujar Siti Hamidah Rustiana dalam menerangkan prinsip muamalah

Prinsip tauhid dalam usaha sangat esensial sebab prinsip ini mengajarkan kepada manusia agar dalam hubunngan kemanusiaan, sama pentingnya dengan hubungan dengan Allah swt. Islam melandaskan ekonomi untuk bekal beribadah kepada Allah swt

Untuk lebih lengkap silahkan cek youtube @aikumj channel

Jangan Lupa Like, Comment, and Subscribe untuk mendukung Youtube kami..
Salam Berkemajuan

Creat: “Khoiriyah Safitri-Staf LPP AIK”

Written by 

Tinggalkan Balasan